Header

Tuesday, April 3, 2012

SD Harapan Lestari (Periode Jan - Maret 2012)

Program yang sudah berjalan

No
Program
Peserta
1
Training Guru “Peer Observation)
Guru SD Harapan Lestari dan Guru SDK Kasih Bunda
2
Implementasi IBL dan PBL
Guru SD Harapan Lestari (10 orang)
3
Training Guru “Cara Pembuatan dan Analisa Butir Soal”
Kepsek dan Guru SD Harapan Lestari (11 orang)
4
Teacher’s Meeting
Kepsek dan Guru SD Harapan Lestari (11 orang)

Pada awal tahun 2012, SD Harapan Lestari memasuki tahapan baru bersama program Adopt a School. Di tahapan yang baru ini, pihak Adopt a School berharap rekan-rekan guru sudah mempu melaksanakan metode-metode pembelajaran yang selama ini dilaksanakan secara mandiri, sehingga tim AAS mulai mengurangi andilnya dalam supervise guru di kelas. Untuk mengisi kekosongan tersebut, maka peran Kepala Sekolah menjadi semakin besar pada tahapan ini. Kepala Sekolah diharapkan dapan turut campur tangan dan terlibat dalam mensupervisi dan memberi masukan pada guru-gurunya demi pengembangan KBM di sekolahnya. Selain itu diadakan juga program “Peer Observation”, dimana dalam program in guru diberikan pelatihan agar dapat memberi masukan yang efektif kepada rekan sekerjanya. Dalam program ini juga, guru diberikan kesempatan untuk menggali sebanyak hal positif dari rekan kerjanya yang kiranya dapat ia terapkan ketika mengajar.

Suasana Diskusi Guru-Guru SD Harapan Lestari dan SD Kasih Bunda dalam Training "Peer Observation"

Simulasi "Peer Observation"

Guru sudah mulai menguasai metode belajar IBL dan PBL. Siswa aktif terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran, bahkan sudah mampu menemukan ide-ide baru yang kreatif untuk project yang akan mereka buat dalam PBL. Di periode ini, siswa-siswa harles sudah mampu untuk melakukan project mereka secara pribadi loh.. Brilliant…







Bu Dilla (Guru kelas 2) melakukan IBL IPA dengan tema "Sumber Energi". Fenomena yang guru hadirkan dengan berbagai alat peraga berhasil menggali rasa ingin tahu siswa. Siswa antusias dan merasa tertantang untuk mempelajari hal tersebut





Arel (siswa kelas 3), terus menerus melakukan uji coba dengan kincir angin yang ia buat dalam PBL IPA bertema "Energi Gerak". Arel tidak berhenti mencoba, sampai kincir anginnya berhasil bergerak








Semua siswa kelas 4 berlomba-lomba untuk menjawab pertanyaan yang Bu Irra persiapkan dalam IBL kali ini. Tiap siswa yang berhasil diberi apresiasi berupa sticker, sehingga siswa menjadi termotivasi menjawab pertanyaan dari guru




Untuk materi IPA kali ini Bu Ade (guru kelas 5) meminta anak membuat project yang menerapkan "Sifat-Sifat Cahaya" dalam melaksanakan fungsinya. Salah satu kelompok yang ingin membuat periskop mengalami kesulitan dalam menggergaji paralon. Bu Ade segera turun tangan ikut membantu kesulitan siswa kelas 5 





 
Siswa kelas 4 terlihat antusias dan menikmati kegiatan IBL. Mereka bersemangat untuk merasakan dan membuktikan sendiri materi "Penerapan Energi" yang akan disampaikan Bu Irra
Project Siswa Kelas 6 untuk Materi Tata Surya

Selanjutnya, untuk lebih memperlengkapi guru-guru SD Harapan Lestari, tim AAS memberikan Training Cara Pembuatan Soal Yang Efektif dan Analisa Butir Soal. Dengan adanya training ini, guru diharapkan mendapatkan paket lengkap sebagai seorang pendidik sehingga bisa menghasilkan generasi penerus bangsa yang luar biasa.

Ibu Septiari Goloa, M.Pd Cand menjelaskan materi "Cara Pembuatan materi Yang Efektif"

Guru-guru mendengarkan dengan serius materi yang diberikan oleh tim AAS

Menutup periode ini, maka pada tanggal 27 Maret, tim AAS beserta guru-guru dan kepala sekolah SD Harapan Lestari mengadakan Teacher’s Meeting. Dalam pertemuan ini, progress guru dievaluasi agar guru dapat meningkatkan kompetensi-kompetensi yang dianggap masih kurang. Pertemuan ini juga menjadi wadah tanya jawab dan sharing pengalaman guru-guru selama program berlangsung, sehingga di dapat solusi yang terbaik dari pihak sekolah maupun pihak Adopt a School.

Demikian gamabaran program Adopt a School periode Januari – Maret 2012. Kami bangga tumbuh dan berkembang bersama rekan-rekan guru dari SD Harapan Lestari. Teruslah belajar dan hasilkan tunas-tunas muda yang kompeten dan berkarakter..

Friday, March 30, 2012

SDN 06 Pasir Jambak (Periode Feb 2011 - Jan 2012)

Program yang sudah berjalan
No
Program
Peserta
1
Training “Asyiknya Membaca Membangun Karakter Ketertiban”
Guru SDN 06 Pasir Jambak
2
Implementasi Program “Asyiknya Membaca Membangun Karakter Ketertiban”
Guru SDN 06 Pasir Jambak
3
Training “Asyiknya Membaca Membangun Karakter Tanggung Jawab”
Guru SDN 06 Pasir Jambak
4
Implementasi Program “Asyiknya Membaca Membangun Karakter Tanggung Jawab.”
Guru SDN 06 Pasir Jambak
5
Training “Asyiknya Membaca Membangun Karakter Ketaatan”
Guru SDN 06 Pasir Jambak
6
Implementasi Program “Asyiknya Membaca Membangun Karakter Ketaatan”
Guru SDN 06 Pasir Jambak
7
Program “Anak Unggul Indonesia”
Gesti
8
Implementasi Program “Anak Unggul Indonesia.”
Gesti

Di awal tahun 2011, program untuk SDN 06, Pasir Jambak – Padang mulai dirancang. Pada bulan Februari, program “Asyiknya Membaca Membangun Karakter Ketertiban” dimulai. Bulan Februari, tepatnya 14-18 Februari training pertama dimulai bersamaan dengan acara Dokter Kecil persembahan dari Japfa Comfeed. Program ini mengedepankan kebiasaan membaca untuk membangun karakter yang baik, yaitu karakter ketertiban. Media yang digunakan adalah buku cerita mengenai karakter.
Opening Program "Character Building" dan Training Dokter Kecil di SDN 06 Pasir Jambak - Padang


Pada tanggal 5-7 April 2011, visiting kedua diadakan menandai dimulainya program karakter yang kedua, yaitu Karakter Tanggung Jawab. Kegiatan yang berlangsung seputar training guru, sosialisasi program kepada siswa dan pemberian reward untuk guru-guru.

Visiting ketiga pada tanggal 20-22 Juni 2011, diselenggarakan Festival Karakter, agenda kegiatan adalah perlombaan menghias poster, lomba membuat poster, lomba story telling, lomba kelas tertertib, dan apresiasi guru.
 
Dokumentasi Visiting 2 dan 3 : Karakter Tanggung Jawab danApresiasi Untuk Guru dan Siswa




Visiting ke 4 pada tanggal 12-14 September 2011, karakter ketiga yaitu Karakter Ketaatan. Agenda kegiatan yang berlangsung di sana antara lain, parent’s meeting yang dihadiri lebih dari 100 orang tua siswa, training guru program karakter Ketaatan dan sosialisasi program Karakter Ketaatan
























Selain itu pada saat yang bersamaan, Meek Foundation bekerja sama dengan Master's Hand Foundation juga mengadakan after school program bertajuk "Anak Unggul Indonesia". Melalui kegiatan setelah pulang sekolah ini, siswa diharapkan dapat belajar skill-skill baru baik yang sifatnya akademis maupun yang non akademis

Kegiatan Program "Anak Unggul Indonesia"

Visiting kelima program karakter tema keempat, Kepedulian dan program Anak Unggul Indonesia periode kedua dan ketiga. Agenda kegiatan berupa sosialisasi Program karakter Kepedulian kepada siswa, training guru untuk program karakter kepedulian, sosialisasi program Anak Unggul Indonesia periode baru, dan pemberian laptop untuk After School Program.

Dokumentasi Kegiatan Program Karakter Kepedulian

Dokumentasi Kegiatan Program "Anak Unggul Indonesia"
Demikian program Adopt a School periode Februari 2011 - Januari 2012 untuk SDN 06 Pasir Jambak. Kiranya semua pencapaian yang telah didapatkan bisa terus ditingkatkan sehingga SDN 06 Pasir Jambak dapat menghasilkan siswa-siswa yang unggul dengan karakter yang luar biasa

Friday, December 23, 2011

SDN 03 Rawasari (Periode Juli - Des 2011)

Program yang sudah berjalan:
No
Program
Peserta
1
Training Guru Active Learning
Guru SD Smart Kids dan Guru SDN 03 Rawasari (18 orang)
2
Implementasi Active Learning
Guru SD Rawasari
(8 orang)
3
Teacher’s Meeting
Kepsek dan Guru SDN 03 Rawasari
(9 orang)
4
Training Guru Media Belajar Aktif Dan Mandiri
Guru SDN 03 Rawasari
(8 orang)
5
Implementasi Active Learning dan Media Belajar Aktif dan Mandiri
Guru SDN 03 Rawasari
(6 orang)
6
Teacher’s Meeting
Kepsek dan Guru SDN 03 Rawasari
(7 orang)

Pada tahun 2011 ini, Master's Hand melalui program Adopt a School mengadopsi 6 sekolah baru, salah satunya adalah SDN 03 Rawasari yang berlokasi di Jl. Pramuka Sari I Komp. BRI Rt.13/05, Jakarta Timur. Sekolah ini berunitkan SD dengan jumlah guru 15 orang dan murid 251 orang. 


Melalui program Adopt a school yang bertujuan untuk membantu memberikan metode / tehnik mengajar yang berguna baik bagi guru maupun siswanya, diharapkan dapat meningkatkan kualitas mengajar guru-guru di SDN 03 Rawasari. Untuk periode awal, guru-guru diberikan Training Active Learning atau pembelajaran aktif

 Guru-guru SDN 03 Rawasari sedang berdiskusi mengenai pembelajaran 
Active Learning yang akan dipresentasikan 

Dan sebagai tindak lanjut dari training tersebut, guru-guru diminta untuk mengimplementasikannya dalam kegiatan belajar mengajar di kelas dalam jangka waktu 3 bulan. Melalui metode Active Learning guru ditantang untuk lebih memaksimalkan peran siswa dalam kegiatan belajar, sehingga siswa juga turut berperan aktif dalam kegiatan belajar mengajar, tidak hanya sebagai pendengar pasif saja. Berikut adalah salah satu contoh implementasi Active Learning :

Guru sedang mengajar Bahasa Indonesia menggunakan alat peraga 
hewan-hewan di hutan yang dibuat sendiri dengan kreatif oleh beliau sehingga siswa 
begitu tertarik mendengarkan cerita beliau

Guna menunjang metode pembelajaran yang akan guru terapkan di kelas, maka tim Adopt a school juga melakukan sosialisasi program pada siswa-siswa SDN 03 Rawasari. Dalam kegiatan sosialisasi, siswa diberikan motivasi agar lebih percaya diri dan mau terlibat aktif dalam kegiatan belajar mengajar.

Tim Adopt a School melakukan sosialisasi terhadap siswa dari kelas 1-6

Setelah periode I selesai, maka akan diadakan Teacher's meeting guna mengevaluasi perkembangan guru dan tingkat penguasaan guru akan metode mengajar yang baru ini. Guru tampak cukup antusias dan semangat belajar untuk memperkaya dan mengembangkan kemampuan mereka. Pada pertemuan ini juga terjadi diskusi dan brainstormingd dengan para guru untuk mengetahui apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan guru yang sekiranya bisa tim Adopt a school realisasikan di periode selanjutnya. Untuk periode selanjutnya maka diputuskan guru-guru akan diperlengkapi dengan Training Media Belajar Aktif dan Mandiri.

Antusiasme guru tampak pada saat implementasi hasil training dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. berikut adalah beberapa dokumentasi implementasi media belajar di kelas.

 



Siswa sedang mengurutkan susunan pencernaan dalam tubuh manusia. Media belajar yang digunakan adalah kreasi gurunya sendiri melalui gambar-gambar.




 










Suasana kelas dibuat seperti pesta ulang tahun ketika guru mengajarkan FPB dan KPK










Demikian kegiatan Adopt a School di SDN 03 Rawasari selama bulan Juli-Desember 2011. Pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan dengan aktivitas-aktivitas dari program Adopt a school. Bravo!!  
 

Wednesday, December 21, 2011

SD Kasih Bunda (Periode Juli - Des 2011)

Program yang sudah berjalan 

No
Program
Peserta

1
Training Guru “Inquiry Based Learning (IBL)”
Guru SD Harapan Lestari dan Guru SDK Kasih Bunda

2
Implementasi IBL dan Review PBL (Project Based Learning)
Guru SDK Kasih Bunda ( 8 orang)

3
Training Siswa “Aku Suka Bertanya”
Siswa kelas 3 – 6 SD

4
Teacher’s Meeting
Kepsek dan Guru SD Kasih Bunda (9 orang)

5
Training Guru “Brain Based Learning (Mnemonics) dan Mind Mapping”
Guru SD Harapan Lestari dan Guru SDK Kasih Bunda

6
Implementasi Mind Mapping dan Review IBL
Guru SDK Kasih Bunda (8 orang)

7
Training Siswa “Mind Mapping”
Siswa kelas 4 – 6 SD

 
SD Kasih Bunda berlokasi di Taman Kota Blok E5 Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat 11610. Sekolah ini terdiri dari beberapa unit yaitu unit TK, SD, SMP dengan jumlah guru 24 orang dan murid 112 orang. SD Kasih Bunda adalah salah satu dari sekolah yang mengikuti program Adopt a school dari tahun 2010 – 2012 dimana program ini dibuat untuk membantu memberikan metode / tehnik mengajar yang berguna baik bagi guru maupun siswanya.

Pada awal semester tahun ajaran baru (2011 - 2012), guru-guru SD Kasih Bunda dibekali dengan training "Inquiry Based Learning". Dalam training ini guru-guru mendapat pengetahuan tentang apa itu metode Inquiry dan cara-cara pengaplikasiannya dalam kegiatan belajar mengajar. Training yang berdurasi kurang lebih 4 jam ini diselingi dengan games-games yang menarik dan membuat guru tetap antusias menjalani training. Selain itu ada juga simulasi mengajar dengan menggunakan metode Inquiry.  

 
      Guru-guru SD Kasih Bunda diperlengkapi dengan 
Training Inquiry Based Learning (IBL) .
  

Kemudian sebagai follow upnya, guru diminta untuk mengimplementasikan hasil training selama 3 bulan (Juli-Oktober 2011) di kelas dengan supervisi dan konsultasi dari tim Adopt a School. Guru juga diminta tetap mengaplikasikan / mereview program yang telah berlalu.

Salah satu Review Project Based Learning IPA Kelas 6


Bukan hanya guru yang diperlengkapi dengan training tetapi siswa juga mendapat training yang berhubungan dengan program training guru IBL, agar siswa juga dapat menunjang pembelajaran sesuai dengan program yang didapat oleh gurunya.

Training siswa "Aku Suka Bertanya" 


Setelah 3 bulan implementasi training Juli - September 2011, diadakan teacher's meeting untuk mengevaluasi hasil implementasi berikut pemberian penghargaan untuk usaha guru terbaik. Memasuki triwulan kedua, akan ada program baru lagi yang diberikan pada guru untuk mengembangkan kemampuan mengajarnya. Untuk periode Oktober - Desember 2011, guru akan diberikan training "Brain Based Learning dan Mind Mapping"

 




 Training Guru “Brain Based Learning (Mnemonics) dan Mind Mapping








 Hasil Mind Map salah satu guru SD Kasih Bunda







   


Lalu di implementasikan selama 3 bulan Oktober – Desember 2011 dengan supervisi dari Adopt a School. Guna menunjang penerapan / follow up dari training guru, siswa juga dibekali dengan training yang sesuai, yaitu training "Mind Mapping".
 
 Training siswa “Mind Mapping” 


Demikian sekilas program-program dari Adopt a School yang dilaksanakan di SD Kasih Bunda selama bulan Juli – Desember 2011. Tetap semangat dan berkarya ...


Monday, December 19, 2011

TK Smart Kids dan TK Harapan Bagi Bangsa (Periode Juli - Des 2012)

Program yang sudah berjalan :

No
Program
Peserta
1
Training Guru “Learning Readiness”
Guru TK Smart Kid dan TK Harapann Bagi Bangsa
2
Implementasi Learning Readiness
Guru TK Smart Kid (4 guru)
3
Training Guru “Playful Learning”
Guru TK Smart Kid dan TK Harapan Bagi Bangsa
4
Implementasi Playful Learning
Guru TK Smart Kid (5 guru)

Di awal periode baru ini, program untuk Taman Kanak-kanak mulai diselenggarakan, di dua  taman kanak-kanak yaitu di TK Smart Kid yang terletak di daerah ruko Pulomas, Jakarta Timur dan di TK Harapan Bagi Bangsa yang terletak di daerah Tanah Merah, Kelapa Gading. Training pertama yang diberikan mengenai Learning Readiness dengan tujuan untuk memperkaya pengetahuan guru dalam mempersiapkan siswa taman kanak-kanak terutama dalam calistung (membaca, menulis dan berhitung). Selain itu, dalam training ini, guru juga dibekali dengan teknik pengelolaan kelas (classroom management)






Sessi Learning Readiness oleh 
Septiari Goloa, M.Pd (cand.)





 







Sessi Class Management oleh Sufi, S.Pd








Project Follow Up yang dilakukan berupa supervisi Math Readiness dan Language Readiness satu kali dalam seminggu. Secara bergantian, setiap guru akan disupervisi cara mengajarnya yang berhubungan dengan Math Readiness dan Language Readiness. Di sinilah akan terlihat perkembangan setiap guru.





Mr. Christian, guru kelas Kindergarten 2, sedang mengajarkan tentang konsep berhitung. (Implementasi Math Readiness TK Smart Kids)






 




Ms. Suji sedang menjelaskan mengenai menghitung 1-5 (Implementasi Math Readiness TK Harapan Bagi Bangsa)





 Training kedua yang diadakan adalah “Playful Learning”. Sessi pertama training ini mengenai Pentingnya bermain untuk anak usia dini yang dibawakan oleh Maria Faustina, S.Pd. Di sessi ini dibahas bentuk/ jenis permainan yang bisa menjadi sarana untuk perkembangan kognitif, motorik, keterampilan sosial anak, dan pembelajaran nilai-nilai hidup. 






Sessi pertama oleh Maria Faustina, S.Pd mengenai manfaat dan jenis permainan untuk anak (Training Playful Learning)




 





Ms Devi dan kelompok mempraktekan cara membawakan permainan pada sessi pertama.











Ms Ana mempraktekkan permainan peran dengan menggunakan sebuah boneka tangan.







Pada sessi kedua, Septiari Goloa, M.Pd (cand) membawakan tentang Alat Permainan Edukatif, dimana permainan bisa dibuat sendiri dari barang-barang yang ada disekitar kita.

 Septiari Goloa, M.Pd (cand) membawakan sessi kedua mengenai Alat Permainan Edukatif (Training Playful Learning)

Agar lebih memahami materi training, guru-guru juga diajak untuk melakukan simulasi beberapa permainan. Guru-guru terlihat sangat antusias dan menikmati alam mempraktekkan permainan tersebut

 





 Permainan Kartu Bergambar





 




   



Permainan lempar Dart









Untuk project follow up, setiap guru mendapatkan 2 kali kesempatan melakukan kegiatan permainan di kelas. Pertama, guru harus memilih 1 dari 4 jenis permainan (sensorimotor, konstruktif, peran, dan game with rule) yang sudah sempat mereka praktekan di sessi pertama. Berikut adalah dokumentasi beberapa project follow up :





Bermain Peran - pasar-pasaran (oleh Ms. Betty kelas K2 TK Smart Kids – tema tumbuhan)

 





Bermain Permainan dengan instruksi – Makudonarudo (oleh Ms. Yessy kelas K2 TK Smart Kids)




 






Bermain Balok (oleh Ms. Doris kelas TK A Harapan Bagi Bangsa)







Kesempatan kedua, guru harus membuat satu alat bermain yang bisa digunakan di kelas untuk bermain dengan anak.

 




Bermain Kartu Jepit (oleh Ms. Devi kelas Play Group TK Smart Kids) – tema hewan - tumbuhan






 

 

Bermain Kartu domino buah (oleh Ms. Sandra kelas TK B Harapan Bagi Bangsa) tema tumbuhan




 





 
Bermain dadu suku kata (oleh Ms. Suji kelas TK A Harapan Bagi Bangsa)








Demikian program Adopt a School periode Juli - November untuk TK Smart Kids dan TK Harapan Bagi Bangsa. Tetap semangat dan berkarya..